Disebutkan dalam riwayat, bahwa sebagian nabi berkata kepada malaikat maut, “Apakah engkau mempunyai utusan-utusan yang engkau utus mendahului agar manusia waspada terhadapmu?”. Ia menjawab, “Ya, demi Allah, aku mempunyai utusan-utusan yang cukup banyak berupa penyakit, rambut beruban, kesedihan, dan berubahnya pendengaran dan penglihatan. Jika orang yang mendapat peringatan tersebut tidak ingat dan tidak bertaubat, maka ketika aku mencabut nyawanya, aku memanggilnya, “Bukankah aku telah mengirimkan kepadamu utusan demi utusan, pemberi peringatan demi pemberi peringatan?”. Setiap hari malaikat maut berseru, “Wahai orang-orang yang berusia 40 tahun! Inilah saat untuk mengambil perbekalan. Pikiranmu telah matang dan anggota tubuhnya sangat kuat. Wahai orang-orang yang telah berusia 50 tahun! Telah dekat waktu untuk mengambil dan memanen . wahai orang-orang yang telah berusia 60 tahun! Kalian lalai terhadap siksa dan kalian lalai terhadap tanggung jawabmu. Dan tidak ada penolong bagimu".
Jumat, 23 Mei 2008
Utusan Malaikat Maut
Rabu, 21 Mei 2008
Sakratul Maut yang Ditemani Setan
Ketika seorang hamba mati, maka dua setan duduk disisinya. Satu di sebelah kanannya dan yang lainnya di sebelah kirinya. Yang disebelah kanan menyerupai ayahnya, mengatakan kepadanya, “Wahai anakku, sesungguhnya aku belas kasihan kepadamu dan mencintaimu, tetapi matilah di atas agama Nasrani sebab itulah sebaik-baik agama”. Sementara di sebelah kirinya menyerupai ibunya mengatakan kepadanya, “Wahai anakku, sesungguhnya perutku adalah tempatmu, payudaraku adalah minumanmu, dan pahaku adalah pembaringanmu. Tetapi matilah di atas agama Yahudi karena ia sebaik-baik agama”.
Artinya
Ketika nafas sudah berada di tenggorokan dan akan keluar, maka berbagai fitnah (ujian) menghadangnya. Hal itu mengingat karena iblis telah mengutus para anak buahnya secara khusus kepada orang ini, mempekerjakan dan mendelegasikan kepada mereka untuk memperdayainya. Keudian mereka datang kepada orang yang sedang dalam kondisi demikian, lalu menampakkan diri mereka kepadanyadalam rupa orang-orang yang dicintainya dan di hormatinya.
Sakratul Maut
Jika kematian seorang mukmin telah dekat, maka empat malaikat turun kepadanya: malaikat yang mencabut nyawa dari telapak kaki kanannya dan malaikat yang mencabut nyawa dari telapak kaki kirinya. Nyawa keluar seperti keluarnya rambut dari adonan. Mereka mencabutnya dari ujung-ujung jari. Sementara orang kafir nyawanya dicabut seperti besi panas dicabut dari wol yang basah.
